Upaya pendidikan sebagai fasilitator dalam menanamkan nilai kesetaraan gender terhadap remaja
DOI:
https://doi.org/10.64677/ppai.v2i2.175Kata Kunci:
Pendidikan, Kesetaraan Gender, RemajaAbstrak
Kesetaraan gender merupakan prinsip dasar yang menekankan hak setara individu tanpa memandang jenis kelamin. Namun realitanya, problematika kesetaraan belum sepenuhnya difahami, diterapkan oleh masyarakat Indonesia dan perlu diselesaikan secara bijak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dekskriftif dengan studi kepustakaan. Metode pengumpulan data ini diperoleh melalui 1 referensi buku dan 10 jurnal ilmiah serta dokumen lainnya yang merujuk pada pembahasan penelitian ini. Sifat penelitian studi kepustakaan ini dengan menjabarkan data yang terkumpul dengan sistematis, serta memberikan penjelasan rinci kepada pembaca supaya memberikan kepahaman. Hasil penelitian ini yaitu salah satu metode agar dapat menciptakan kesetaraan gender yaitu melalui arahan dari Pendidikan supaya bisa mereka terapkan dimasyarakat. Karena Pendidikan merupakan fasilitator utama dan bekal dalam memberikan mereka nilai dasar dalam mengurangi jejak ketidaksetaraan gender terutama bagi remaja. Karena masa ini, mereka mudah terpengaruh oleh hal negatif yang akan mempengaruhi perilaku mereka terhadap kesetaran gender. Pendidikan bukan dalam lingkungan sekolah saja, lingkup keluarga juga salah satu bekal dalam memperoleh pengetahuan baru akan pentingnya kesetaraan gender. Maka, dengan Pendidikan yang tepat akan membentuk mindset remaja supaya mampu menjadi agen perubahan yang positif dan berdampak bagi masyarakat.
Unduhan
Referensi
Anisa Putri1, Darul Arifin, Ali Wardhana Manalu, Novita Cahyani. (2023). Implementasi Kesetaraan Gender Pada Anak Usia Dini. Buhuts Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. 3(1).
Astuningsih. (2008). Menuju etika pendidikan kesetaraan: Membendung bias gender, mencari perspektif humanis. Musawa: Jurnal Studi Gender Dan Islam, 6(1).
Badan Pusat Statistika Kota Batu. 2019. Angka Partisipasi Murni. Jakarta: BPS.
Baidhawi, Z. (2005). Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: Erlangga.
Boediarsih, Zahroh Shaluhiyah, Syamsulhuda BM. (2016). Persepsi Remaja tentang Peran Gender dan Gender Seksualitas di Kota Semarang. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. Vol. 11(1).
Cahaya Dwi Anggola, Firanica Prawita, Dwi Putri Lestarika. (2024). Peran Pendidikan Dalam Mengurangi Kesenjangan Gender Di Tempat Kerja. Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik. Vol. 2(1). https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jkhkp
Dellawati, Dellawati, Subandi Subandi, and Heny Wulandari. (2023). “Konsep Pendidikan Perempuan Perspektif Raden Ajeng Kartini Dan Rahma El-Yunusiyah Serta Relevansi Dengan Pendidikan Islam Kontemporer.”. Hikmah. 20(2):284–300.
Djamaluddin, A. (2015). "Gender Dalam Perspektif Al-Qur'an". Jurnal Al-Maiyyah, 3.
Efendy, R. (2014). "Kesetaraan Gender Dalam Pendidikan". Jurnal Al-Maiyyah, 144.
Fathy, R. 2019. Modal sosial: Konsep, Inklusivitas dan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 6(1), 1-17. doi: https://doi.org/10.22146/jps.v6il.47463.
Hanana, Alna, dkk (2020). Transformasi media Youtube dan televisi (analisis fungsi dan konsumsi media Yotube dan televisi di Kota Padang). Jurnal Ranah Komunikasi, Vol 4(2). 186-194.
Haslita, R., Samin, R., Kurnianingsih, F., Okparizan, O., Subiyakto, R., Elyta, R., Anggraini, R., Muhazinar, M., & Ardiansya, A. (2021). Implementasi Kebijakan pada Kesetaraan Gender dalam Bidang Pendidikan. Takzim: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 81–86. https://doi.org/10.31629/takzimjpm.v1i1.38
Tierney, H. (Ed.). (2001). Women's studies encyclopedia. (Vol. 1, pp. 153). New York: Green Wood Press. Dalam Nasaruddin Umar, Argumen kesetaraan jender: Perspektif al-Qur'an (hal. 33-34). Jakarta: Paramadina.
Indarni, N. (2012). Efektivitas Cerita Bergambar Terhadap Pemahaman Peran Gender Pada Anak di Taman Kanak-Kanak. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies. Vol. 1(1).
Indiani Eka Saputri, H. N. (2024). Tantangan dan Perwujudan Gender Equality Sebagai Realitas Sosial seta implikasinya dalam pembangunan di Indonesia. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi. Vol 6 (1). 19.
Kusmiran, E. (2011). Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika
Larashati. 2022. “Ketimpangan Dan Peningkatan Kesetaraan Gender Dalam Sdgs (Sustainable Development Goals).” Jurnal Sains Edukatika Indonesia. 4(2):55–61.
Mardliyah., L. (2018). Pembelajaran Berkesetaraan Gender (Kajian Implementasi Pendekatan Feminisme Melalui Buku Suplemen PAUD. Jurnal Yin Yang. 20–40.
Nuraeni, Y., & Suryono, I. L. 2021. Analisis Kesetaraan Gender dalam Bidang Ketenagakerjaan di Indonesia. Nahkoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(1), 68-79.
Nurkholis. (2013). "Pendidikan Dalam Upaya Memajukan Teknologi". Jurnal Kependidikan, 25.
Qomariah, D. N. (2019). "Persepsi Masyarakat Mengenai Kesetaraan Gender Dalam Keluarga". Jurnal Cendikiawan Ilmiah, 53.
Ratnawati, D., Sulistyorini, & Abidin, A. Z. (2015). "Kesetaraan Gender Tentang Pendidikan Laki-Laki Dan Perempuan". Jurnal Harkat, 15.
Saeful, A. (2019). "Kesetaraan Gender Dalam Dunia Pendidikan". Jurnal Tarbawi, 18.
Santrock, John W. (2003). Adolescence (Perkembangan Remaja), Jakarta: Erlangga.
Suhra, S. (2013). "Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Al-Qur'an Dan Implikasinya Terhadap Hukum Islam". Jurnal Al-Ulum, 378.
Sumaryati. (2018). Keadilan gender dalam pendidikan Islam di pondok pesantren Sumaryati Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darussalam Lampung. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(2).
Wardhani, L. D. (2017). Constructing Gender Identity In Early Children (A Survey Kabupaten Jember). Prosiding Strengthening Local Communities Facing The Global Era, 1.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sabrina ais zahra

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
