Dinamika Ontologi dan Epistemologi dalam realitas digital Integrasi Metaverse, Posthumanisme, dan Transhumanisme

Penulis

  • Maimanah Angkat Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Ikhlas Dairi Sidikalang, Indonesia
  • Ahmad Yunus Mokoginta Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.64677/ppai.v3i1.443

Kata Kunci:

Ontologi digital, Epistemologi digital, Metaverse, Posthumanisme, Transhumanisme

Abstrak

Perkembangan teknologi digital, khususnya metaverse, kecerdasan buatan, dan realitas virtual, telah memicu transformasi fundamental dalam cara manusia memahami realitas, pengetahuan, dan eksistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika ontologi dan epistemologi dalam realitas digital melalui integrasi perspektif posthumanisme dan transhumanisme, serta sintesis teoretis antara pendekatan Popper, Kuhn, dan Bhaskar. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis library research dengan pendekatan systematic literature review terhadap berbagai sumber akademik bereputasi. Analisis dilakukan melalui tahapan analisis konten, analisis kritis, dan sintesis konseptual.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa realitas digital merupakan bentuk ontologi baru yang bersifat hibrid, relasional, dan konstruktif, yang tidak dapat dijelaskan secara memadai melalui ontologi klasik berbasis materialisme. Dalam konteks ini, epistemologi digital menunjukkan bahwa pengetahuan tidak lagi diperoleh semata melalui observasi empiris, tetapi melalui interaksi dalam lingkungan virtual yang dimediasi teknologi. Integrasi teori Popper, Kuhn, dan Bhaskar menghasilkan kerangka analitis yang komprehensif dalam memahami realitas digital sebagai fenomena yang sekaligus konstruktif dan memiliki struktur ontologis.

Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa posthumanisme dan transhumanisme menawarkan perspektif yang berbeda namun saling melengkapi dalam menjelaskan transformasi identitas manusia di era digital. Posthumanisme menekankan relasi manusia–teknologi, sementara transhumanisme berfokus pada peningkatan kapasitas manusia melalui teknologi. Penelitian ini mengusulkan model integratif ontologi–epistemologi yang menjelaskan bahwa realitas dan pengetahuan digital terbentuk secara simultan melalui interaksi manusia dan teknologi. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan filsafat ilmu kontemporer serta membuka peluang bagi penelitian lanjutan dalam bidang realitas digital, kecerdasan buatan, dan transformasi sosial.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Baelo-Allué, S. (2026). Digital identity and power structures. Routledge.

Bhaskar, R. (2008). A realist theory of science (2nd ed.). Routledge.

Bibri, S. E. (2023). The social shaping of the metaverse. Springer.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage.

Denzin, N. K. (1978). The research act. McGraw-Hill.

Dobrodum, O., & Kyvliuk, O. (2021). Posthumanism and digital transformation. Philosophy & Technology, 34(2), 65–84.

Donati, P. (2025). Relational ontology in digital society. Cambridge University Press.

Jaakkola, E. (2020). Designing conceptual articles. AMS Review, 10(1), 18–26.

Kuhn, T. S. (1962). The structure of scientific revolutions. University of Chicago Press.

Krippendorff, K. (2018). Content analysis (4th ed.). Sage.

Lockhart, T. (2025). Transhumanism and its critiques. Ethics and Information Technology, 27(1), 70–85.

Longino, H. (1990). Science as social knowledge. Princeton University Press.

Mai, J. E., et al. (2025). Metaverse and ontology integration. Information Research, 30(1), 50–65.

Popper, K. (2005). The logic of scientific discovery. Routledge.

Reader, J. (2023). Postdigital ontology. Philosophy Today, 67(1), 80–95.

Shibuya, Y. (2025). Knowledge in virtual environments. AI & Society, 40(1), 95–110.

Shin, D. (2026). Human-AI interaction in metaverse. New Media & Society, 28(2), 120–140.

Snyder, H. (2019). Literature review methodology. Journal of Business Research, 104, 333–339.

Tranfield, D., Denyer, D., & Smart, P. (2003). Systematic review methods. British Journal of Management, 14(3), 207–222.

van Fraassen, B. (1980). The scientific image. Oxford University Press.

Unduhan

Diterbitkan

01-06-2026

Cara Mengutip

Angkat, M., & Ahmad Yunus Mokoginta Harahap, A. Y. M. H. (2026). Dinamika Ontologi dan Epistemologi dalam realitas digital Integrasi Metaverse, Posthumanisme, dan Transhumanisme. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 320–331. https://doi.org/10.64677/ppai.v3i1.443