Revitalisasi Pembelajaran PAI Untuk Membangun Kemandirian dan Tanggung Jawab Siswa
DOI:
https://doi.org/10.64677/ppai.v2i2.242Kata Kunci:
Karakter, Kemandirian, PAI, Revitalisasi, Tanggung jawabAbstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi revitalisasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun kemandirian dan tanggung jawab siswa di era pendidikan modern. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, penelitian ini menelaah teori motivasi (Self-Determination Theory), konstruktivisme sosial Vygotsky, serta teori perkembangan model Kohlberg sebagai landasan analisis. Data dianalisis melalui reduksi , penyajian, dan penarikan kesimpulan berbasis analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi PAI perlu dilakukan melalui pembaruan kurikulum yang kontekstual dan integratif, penggunaan metode aktif-reflektif, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan peran guru sebagai fasilitator nilai dan pembimbing karakter. Temuan menunjukkan bahwa revitalisasi ini mampu meningkatkan kemandirian belajar, motivasi intrinsik, serta tanggung jawab moral dan sosial siswa. Selain itu, perubahan budaya kelas menuju suasana yang lebih partisipatif turut memperkuat pembentukan karakter. Namun, implementasi revitalisasi masih menghahadapi tantangan berupa kompetensi guru, fasilitas terbatas, dan resistensi budaya. Penelitian menyimpulkan bahwa revitalisasi PAI merupakan langkah strategis dan berkelanjutan dalam membentuk generasi yang mandiri, berakhlak dan bertanggung jawab.
Unduhan
Referensi
Adi Candra, W., Hasan, M., & Sugiran. (2023). Tantangan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Era Society 5.0 Digital. Unisan Jurnal: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan, 02(07), 518–532. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/unisanjournal
Afriantoni, Dhea, A.-Z. V., Sari, W., & Nuria. (2025). Online Journal System 01. MANJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 10–17.
Ahmad, Ahmad, B., & Bakri. (2025). Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Karakter Siswa. ISIHUMOR: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(3), 107–115.
Anjani, D. N., Salsabiilaa, S., Salsabila, S., & Fadhil, A. (2025). Revitalisasi Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Kesadaran Sipil Perspektif Sosiologi Pendidikan. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 3(4), 70–81.
Ardiansyah. (2024). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Prestasi Peserta Didik Di Sd. 03(06), 277–288. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/unisanjournal
Arinie, S. (2025). Revitalisasi Pendidikan Islam sebagai Solusi Strategis atas Penyakit Sosial di Era Modern. 9, 18251–18255.
Azhari, J. F. (2018). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Deradikalisasi. Jurnal Subulana, 1(2), 70–80. https://doi.org/10.47731/subulana.v1i2.15
Banurea, M. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom dalam Pendidikan Agama Islam untuk Membentuk Karakter Mandiri Siswa. Jurnal Edukatif, 3(Vol 3. No 1. 2025), 94–100. https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/edukatif
Budi Ramdani, Rahma Putri Andini, Salsabila Nur Anisa, P. (2024). Cendikia pendidikan. Cendekia Pendidikan, 4(4), 50–54. https://doi.org/10.9644/sindoro.v3i9.252
Fauzi, M. N. (2023). Problematika Guru Mengimplementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(4), 1661. https://doi.org/10.35931/am.v7i4.2688
Furidha, B. W. (2024). Comprehension of the Descriptive Qualitative Research Method: a Critical Assessment of the Literature. Journal of Multidisciplinary Research, 2, 1–8. https://doi.org/10.56943/jmr.v2i4.443
Iktiarto, S. W., Negeri, I., Ampel, S., Info, A., & History, A. (2024). Revitalisasi Peran Guru PAI dalam Menanggulangi Problematika Bullying. 7, 4789–4796.
Kurniawan, W., Sriwahyuni, T., & Zen, B. Y. (2025). Revitalisasi Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi: Membangun Mahasiswa Yang Intelektual dan Spiritual. Reflection: Islamic Education Journal, 2(2), 227–239.
Moya Sabhana, Opik Taufikurrahman, & Dadan Rusmana. (2024). Revitalisasi Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Karakter Siswa, Studi kasus di MTs BAitul Arqom. Reflection : Islamic Education Journal, 2(1), 10–21. https://doi.org/10.61132/reflection.v2i1.364
Nisrina, P., Suresman, E., & Parhan, M. (2025). Revitalisasi Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Wordwall: Solusi Media Pembelajaran yang Menyenangkan. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(6), 6009–6014. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i6.8141
Pendidikan, J. (2024). An-Nafah. 4(2), 83–91.
Ramadhani Tiara dan Widiyanta, D. dan S. Y. dan S. R. Y. dan A. P. D. dan lain-lain. (n.d.). Peran Pendidikan Karakter Dalam Membentuk Peserta Didik Yang Beretika Dan Bertanggung Jawab.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-Determination Theory and the Facilitation of Intrinsic Motivation, Social Development, and Well-Being. 55(1), 68–78.
Sulaiman, S., Maulana, M. I., & Amirudin, A. (2023). Tantangan dan Upaya Guru PAI dalam Perubahan Era Globalisasi Revolusi Industi 4.0 di SMP NU Babakan Gebang. Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 183–195. https://doi.org/10.47453/permata.v4i2.1210
Syaifudin Hadid, Chasanah Chasanah, & Khuriyah Khuriyah. (2025). Revitalisasi Kurikulum PAI : dari Pendekatan Doktrinal ke Pendekatan Humanistik. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan, 4(1 SE-Articles), 448–460. https://prin.or.id/index.php/JURRIPEN/article/view/4808
Syauqi Musfirah. (2024). Revitalisasi PAI melalui Inovasi Teknologi: Menghadapi Era Digitalisasi. At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam, 9(1), 39–54. https://doi.org/10.22515/attarbawi.v9i1.8461
Theresia Ananda, A. (2024). Revitalisasi Pembelajaran PAI Melalui Teknologi Adaptif: Kajian Literatur Sistematis Era Society 5.0. Edu Global : Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 13–17. https://doi.org/10.56874/eduglobal.v5i2.2064
View of Membangun Karakter Islami di Sekolah Revitalisasi Kurikulum PAI Sebagai Solusi. (n.d.).
View of Revitalisasi Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Karakter Siswa, Studi kasus di MTs Baitul Arqom. (n.d.).
Wibowo, S., Wangid, M. N., & Firdaus, F. M. (2025). The relevance of Vygotsky’s constructivism learning theory with the differentiated learning primary schools. Journal of Education and Learning, 19(1), 431–440. https://doi.org/10.11591/edulearn.v19i1.21197
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Fadillah Julya Putri, Qonita Az Zahra, Neni

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
