Diversitas metodologi tafsir Al-Qur’an: Studi deskriptif-analitis atas tafsir bil Ma’tsur, bil Ra’yi, dan bil Isyari
DOI:
https://doi.org/10.64677/ppai.v3i1.401Kata Kunci:
Tafsir bil Ma’tsur, Tafsir bil Ra’yi, Tafsir bil Isyari, Penafsiran Al-Qur’an, Ilmu Tafsir IslamAbstrak
Riset ini menganalisis tiga orientasi fundamental pada penafsiran Al-Qur’an, yakni tafsir bil Ma’tsur, tafsir bil Ra’yi, serta Tafsir bil Isyari. Pokok permasalahan yang dikaji meliputi diversitas metodologi penafsiran para ulama Muslim pada menginterpretasikan Al-Qur’an serta kontribusi pendekatan tersebut terhadap dinamika intelektual Islam. Tujuan penelitian ialah guna mendeskripsikan karakteristik, sumber, serta basis metodologis dari ketiga tipologi tafsir tersebut, sekaligus membedah peran masing-masing pada menjelaskan makna ayat suci. Studi ini menerapkan metode kualitatif melalui jenis riset kepustakaan (library research). Perolehan data ditempuh melalui teknik dokumentasi serta studi literatur dari berbagai literatur klasik maupun kontemporer yang otoritatif. Data yang dihimpun kemudian diolah melalui pendekatan deskriptif-analitis guna memetakan distingsi serta relevansi antarmetode. Temuan riset mengonfirmasi bahwa Tafsir bil Ma’tsur bersandar pada transmisi riwayat, Tafsir bil Ra’yi mengedepankan penalaran rasional yang terukur, serta Tafsir bil Isyari berfokus pada dimensi spiritual-esoteris. Melalui demikian, ketiga paradigma tersebut saling melengkapi pada memperluas cakrawala pemahaman Al-Qur’an secara tekstual, rasional, serta spiritual.
Unduhan
Referensi
Muhyi, Abdul, dan Ahmad Thib Raya. “Mengenal Ulumul Qur’an: Kunci Memahami Wahyu.” Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan 4, no. 3 (2026): 17668–17675.
Arif, Muhammad & Dwi Sukmanila Sayska. 2025. Tafsir Bi Ra’yi; Hukum dan Kedudukannya dalam Syariat Islam. ISME: Journal of Islamic Studies and Multidisciplinary Research, 3(1), 83–91.
Lumah, Diana Durrotul et al. 2025. How Did Imam At Thabari’s Interpretation with Tafsir bil Ma’tsur Style Influence Qur’anic Exegesis and Ulama During the Abbasid Dynasty Era? QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 4(1), 151–170.
Anisatul Faizah, Halimatussa’diyah & Rahmat Hidayat. 2025. Tiga Pilar Penafsiran Al Qur’an: Analisis Komparatif Metode Bi Al Ma’tsur, Bi Ar Ra’yi, Dan Bi Al Isyari Dalam Konteks Keilmuan Islam Kontemporer. Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 2(1), 787 793.
Hasan, M. M., Ahmad, C., & Islam, M. R. 2025. Classical Insights, Contemporary Relevance: Understanding Tafsir bi al Mathur in Quranic Studies. Studia Quranika, 9(2), 155–178.
Izzan, A. (2020). Metodologi tafsir dan perkembangan tafsir al-Qur’an. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an dan Hadis, 21(1), 45–58. https://doi.org/10.14421/qh.2020.2101-03
Nata, A. (2021). Tafsir isyari dalam perspektif tasawuf. Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir, 6(1), 15–27. https://doi.org/10.21043/jsqt.v6i1.9345
Nurman. (2023). Pendekatan Sufistik dalam Tafsir Isyari: Analisis terhadap Tafsir al-Tustari. Yogyakarta: Deepublish.
Hidayat, A., dkk. (2024). Metodologi Tafsir Al-Qur’an: Kajian Tafsir bil Ma’tsur, bil Ra’yi, dan bil Isyari. Jakarta: Prenadamedia Group.
Haris, Muslim. 2025. “Otoritas Tafsir bil Ma’tsur: Analisis Metodologi dan Epistemologi dalam Kajian Tafsir Klasik dan Modern.” Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Nirwana, Andri, Fahmi Arfan, Fahmi Dolles Marshal, Candra Maulana, dan Nazar Fadli. 2024. “Methods of Qur’an Research and Quran Tafseer Research: Its Implications for Contemporary Islamic Thought.” Bulletin of Islamic Research.
Rahayu, Tia, dan Alwizar. 2024. “Relevansi Sumber Tafsir Al-Qur’an: Perspektif Tafsir bi al-Ma’tsur, bi al-Ra’yi, dan bi al-Isyari.” Hamalatul Qur’an: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Qur’an 5(2).
Sabuni, M. A. (2019). Studi analisis kaidah asbab al-nuzul: Kelebihan dan kekurangannya. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 4(2), 156–173. https://doi.org/10.30868/at.v4i02.467
Shihab, M. Q. (2019). Pendekatan rasional dalam penafsiran al-Qur’an. Jurnal Ulumul Qur’an, 30(2), 101–115. https://doi.org/10.22373/uq.v30i2.5678
Siregar, R. (2020). Pendekatan sufistik dalam penafsiran al-Qur’an. Jurnal Ushuluddin, 28(2), 145–156. https://doi.org/10.24014/jush.v28i2.10321
Supiana, S. (2023). Diskursus tafsir bi al-ma’tsur. Jurnal Dirosah Islamiyah, 5(1), 71–77. https://doi.org/10.47467/jdi.v5i1.2150
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fadhiel Al Faizi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





