Kurikulum Madrasah di Indonesia antara standarisasi nasional dan distingsi keagamaan: Telaah kritis atas arah pengembangan pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.64677/ppai.v3i1.521Kata Kunci:
Kurikulum madrasah, Pendidikan Islam, Standarisasi nasional, Distingsi keagamaan, Kebijakan pendidikanAbstrak
Madrasah memiliki posisi yang unik dalam sistem pendidikan nasional Indonesia karena berfungsi sebagai lembaga pendidikan formal yang harus memenuhi standar nasional sekaligus mempertahankan identitas keislamannya. Kondisi ini menempatkan kurikulum madrasah dalam ruang negosiasi yang dinamis antara tuntutan standarisasi nasional dan kebutuhan menjaga distingsi keagamaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis konstruksi kurikulum madrasah di Indonesia dalam relasinya dengan kebijakan standarisasi nasional serta upaya mempertahankan kekhasan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari dokumen kebijakan kurikulum madrasah, standar nasional pendidikan, serta berbagai literatur akademik yang relevan. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi kritis (critical content analysis) dengan tahapan reduksi data, penyajian tematik, dan interpretasi kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standarisasi nasional berperan penting dalam menjamin mutu, kesetaraan, akuntabilitas, dan daya saing lulusan madrasah, namun berpotensi menimbulkan kecenderungan administratif dan penyeragaman apabila diterapkan secara kaku. Di sisi lain, distingsi keagamaan madrasah tidak cukup diwujudkan melalui penambahan mata pelajaran agama, tetapi harus terintegrasi dalam tujuan pendidikan, budaya akademik, proses pembelajaran, pembentukan karakter, serta pengembangan moderasi beragama. Penelitian ini menemukan bahwa tantangan utama pengembangan kurikulum madrasah meliputi integrasi ilmu dan agama yang belum optimal, keterbatasan kompetensi guru dalam pembelajaran integratif, serta dominannya orientasi pemenuhan dokumen kurikulum. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum madrasah perlu diarahkan pada model integratif yang menempatkan standar nasional sebagai kerangka mutu dan distingsi keagamaan sebagai fondasi epistemologis, pedagogis, dan moral pendidikan Islam. Model ini memungkinkan madrasah menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter religius, moderat, adaptif terhadap perubahan, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam
Unduhan
Referensi
Aisyah, S., Arisanti, K., & Yaqin, F. A. (2023). Adaptasi dan inovasi Madrasah Ibtidaiyah dalam menyambut Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(1), 386–393. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i1.4583
Alami, Y., & Najmudin, D. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah. Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 43–61.
Asrofi, A., & Adibah, I. Z. (2025). Perkembangan kurikulum madrasah di Indonesia. Educational: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 5(2), 322–332. https://doi.org/10.51878/educational.v5i2.5252
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. (2022). Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3211 Tahun 2022 tentang capaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab Kurikulum Merdeka pada madrasah. Kementerian Agama Republik Indonesia.
Direktorat KSKK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. (2022). Panduan pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin. Kementerian Agama Republik Indonesia.
Faizol, M. (2024). Religious moderation in madrasah curriculum: Building a moderate generation. Tarbiyatuna, 15(2), 185–196. https://doi.org/10.31603/tarbiyatuna.v15i2.12740
Ihsan, I., Zuhri, A., Annas, A., Noor, F. M., & Muthmainnah, M. (2024). Curriculum management in pesantren-based madrasah for implementing religious moderation. QUALITY, 12(2), 241–256. https://doi.org/10.21043/quality.v12i2.30677
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 347 Tahun 2022 tentang pedoman implementasi Kurikulum Merdeka pada madrasah. Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2024). Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 450 Tahun 2024 tentang pedoman implementasi kurikulum pada Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan. Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025). Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1503 Tahun 2025 tentang perubahan atas Keputusan Menteri Agama Nomor 450 Tahun 2024 tentang pedoman implementasi kurikulum pada Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan. Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025a). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2025 tentang standar kompetensi lulusan pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025b). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2025 tentang standar isi pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025c). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang kurikulum pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2026). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1 Tahun 2026 tentang standar proses pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang kurikulum pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah.
Khoirurrijal, Fadriati, Sofia, Makrufi, A. D., Gandi, S., Muin, A., Tajeri, Fakhrudin, A., Hamdani, & Suprapno. (2022). Pengembangan Kurikulum Merdeka. CV Literasi Nusantara Abadi.
Kosim, M., Kustati, M., Sirait, W. R., Fajri, S., Febriani, S. R., & Perrodin, D. D. (2024). Developing a religious moderation-based curriculum module for laboratory Madrasah Tsanawiyah in Islamic higher education. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 350–362. https://doi.org/10.15575/jpi.v10i2.39163
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Liriwati, F. Y., Marpuah, S., Wasehudin, & Zulhimma. (2024). Transformasi Kurikulum Merdeka di madrasah: Menyongsong era pendidikan digital. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.61104/ihsan.v2i1.103
Masnun, M. (2023). Kesiapan Madrasah Ibtidaiyah dalam menghadapi implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Cahaya Mandalika, 4(1), 235–246. https://doi.org/10.36312/jcm.v4i1.1327
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mukhibat, M., Effendi, M., Setyawan, W. H., & Sutoyo, M. (2024). Development and evaluation of religious moderation education curriculum at higher education in Indonesia. Cogent Education, 11(1), Article 2302308. https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2302308
Mulyana, R. (2023). Religious moderation in Islamic religious education textbook and implementation in Indonesia. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 79(1), Article a8592. https://doi.org/10.4102/hts.v79i1.8592
Munawir, M., Auliya, D. R., & Shufiyah, S. S. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 34–43. https://doi.org/10.35931/am.v8i1.2544
Muqowim, M., Sibawaihi, S., & Alsulami, N. D. (2022). Developing religious moderation in Indonesian Islamic schools through the implementation of the values of Islam Wasathiyyah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 19(2), 207–222. https://doi.org/10.14421/jpai.2022.192-03
Muslimin, I. (2023). Konsep dan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada lembaga pendidikan Islam: Studi kasus di madrasah se-Jawa Timur. FAJAR Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 31–49. https://doi.org/10.56013/fj.v3i1.2010
Nabila, N. A., & Achadi, M. W. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran fiqh di Madrasah Tsanawiyah. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 7(2), 304–315.
Romlah, L. S., Hasanah, U., Alhafiz, F., Purnama, R., & Z, W. J. (2024). Strategy for developing understanding of religious moderation in the madrasah curriculum. Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(1), 67–75. https://doi.org/10.24252/idaarah.v8i1.45319
Saputra, M. N. A. (2025). Kebijakan pengembangan kurikulum pendidikan Islam di Madrasah dalam meningkatkan kompetensi keagamaan siswa. QuranicEdu: Journal of Islamic Education, 5(1), 49–67. https://doi.org/10.37252/quranicedu.v5i1.1398
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Sumadi, E., & Huda, M. (2025). Curriculum management and implementation of integrative learning in Islamic-based madrasas in Central Java. QUALITY, 13(1), 75–92. https://doi.org/10.21043/quality.v13i1.31380
Susanna, S., Usman, J., & Suyanta, S. (2023). Guru di persimpangan kurikulum baru: Dilema implementasi Kurikulum Merdeka berbasis keislaman. Fitrah: Journal of Islamic Education, 4(2), 356–369. https://doi.org/10.53802/fitrah.v4i2.478
Wahyudi, W., & Ariyani, C. D. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Tsanawiyah. Jurnal Basicedu, 7(6), 3692–3701. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6507
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Qusairi, Syaifuddin Sabda

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





